Praktik Debat Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia

“Pakan konsentrat lebih baik daripada pakan hijauan karena kandungan vitamin dan mineral di dalam konsentrat lebih kompleks daripada pakan hijauan”, terdengar suara seorang anak kelas X. “Saya tidak setuju dengan pendapat saudara justru pakan hijauan lebih baik karena di dalam pakan hijauan terkandung serat yang baik untuk ternak,” timpal anak yang lain. Anak-anak kelas X bukan sedang bertengkar tetapi mereka sedang belajar pelajaran Bahasa Indonesia dengan Kompetensi Dasar yang berkaitan dengan materi debat.

Pembelajaran bahasa Indonesia pada hari Kamis tanggal 31 Desember 2019 ini memang sedikit berbeda dengan hari-hari biasanya, karena pada hari tersebut siswa melakukan praktik debat. Debat dilakukan menjadi dua sesi, masing-masing sesi mengangkat mosi yang berbeda. Mosi ditentukan langsung oleh Bu Yuli selaku guru mata pelajaran dan sekaligus moderator dalam pelaksanaan debat. Tema yang diangkat berkaitan dengan bidang peternakan. Mosi pertama yang dipilih adalah “Pakan Konsentrat Lebih Baik Daripada Pakan Hijauan”, sedangkan mosi kedua “Ternak Yang Dilepas Di Alam Lebih Baik Pertumbuhannya Daripada Yang Di Kandang.”

Selama debat berlangsung siswa cukup menguasai mosi baik tim afirmasi maupun tim oposisi karena mosi yang dipilih berkaitan langsung dengan bidang yang selama ini mereka pelajari. Selama debat, siswa mempertahankan pendapatnya dengan mengemukakan beberapa data dan pendapat dari para ahli. Mereka belajar bagaimana berbicara di depan orang banyak, mengemukakan ide dan gagasan dengan bahasa yang baik serta bagaimana berbicara yang baik dengan lawan debat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *