DAURAH KARANTINA AL QUR’AN NASIONAL SEKOLAH JUARA SE INDONESIA

Hanya milik Allah SWT lah segala puji dan syukur kita. Shalawat dan salam menyertai selalu Nabi pemberi syafaat bagi kita, Nabi Muhammad SAW. Semoga segala hal yang kita lakukan ada dalam syafaat nya.
Bernaung dibawah atap yang sama dan pijakan yang sama, langit dan bumi Allah SWT. Jarak yang membentang jauh bukanlah penghalang bagi seseorang memburu ilmu, apalagi ilmu akhirat yang dituju. Sejauh apapun, selama itu adalah ilmu yang diridhoi Allah SWT, maka tak akan ada yang mampu menghalangi hati para pemburu ilmu Allah. Hal ini terbukti dengan berkumpulnya guru-guru Qur'an Sekolah Juara dari seluruh penjuru Indonesia di Subang, sebuah Kabupaten yang terletak di pulau Jawa Barat. Daurah Karantina Al-Quran Nasional Sekolah Juara se-Indonesia adalah tujuan dari berkumpulnya orang-orang sholeh. Orang-orang sholeh pilihan-Nya untuk mendekat dengan Al-Quran.
Kegiatan Daurah yang dibuka oleh bapak Muhammad Sobirin, M.MP.d., berlokasi di Hotel Abah telah selesai diselenggarakan sejak 09-15 Juli 2018 dengan 12 peserta laki-laki dan 8 peserta perempuan. Para peserta yang berasal dari berbagai pelosok daerah se-Indonesia dari Jayapura di Timur hingga Medan di Barat. 
Berikut nama nama peserta Daurah Karantina Al-Qur’an Nasional Sekolah Juara :
1.    SD Juara Yogya-Muhammad Raushan Husnul Khuluq
2.    SD Juara Jakarta Timur-Sukin Sundari
3.    SD Juara Cilegon-Ahmad Hikmatullah
4.    SD Juara Tanggerang-Empud Mahfud
5.    SD Juara  Jakarta Selatan-Abdurahman
6.    SD Juara Cimahi-Hendi Munandar
7.    SD Juara PekanBaru-Shahrul Bariah
8.    SMP Juara Bandung-Mustofa
9.    SD Juara Jayapura-Andi Zainnudin
10.    SMK Juara Subang-Sardian
11.    SD Juara Bandung-Sarip Hidayat
12.    SD Juara Medan-Suhendra
13.    SD Juara Jakarta Barat-Laila
14.    SD Juara Surabaya-Furri Kurnia
15.    SD Juara Batam-Dwi Rizki Wulandari
16.    SMK Juara Subang-Tita Sugihartati
17.    SMP Juara Pekanbaru-Fitriyah Misdian
18.    IJF Pusat-Siti Zsa Zsa Zakiah
19.    SD Juara Jakarta Utara-Siti Chotimah
20.    SD Juara Semarang-Syakir Mudlofar Zaen
Agenda di mulai hari senin Check in mulai sore , dan malam hari dilanjutkan dengan istirahat dan pengenalan seputar Area Hotel dan Panitia-panitia.
Selasa dilanjutkan dengan pengenalan program karantina Al-Qur’an, pembekalan methode karantina,pembekalan methode menghafal,dan treatment kepada berbagai karakter anak anak , pembekalan menjadi pengajar yang ideal dan berkualitas oleh Founder Karantina Al-Qur’an (Methode Inti) Ustadz Asep Ali Nurdin, Sore Hari dilanjutkan dengan sesi Motivasi sekaligus pembekalan sebab hadirnya Program Karantina Al-Qur’an Mencetak 300 hufazh di 2023 dan pemaparan tujuan lainya hingga di akhiri oleh gemuruh takbir di lokasi , Malamnya diisi dengan taaruf seluruh panitia dan peserta
Rabu di lanjutkan dengan agenda luar biasa, yakni pembekalan Ruhaniyah oleh KH. Abdul Aziz Abdura’ufLc, Al-Hafizh. para Peserta terlihat sangat antusias dan beberapa dari mereka termotivasi untuk menjadi pribadi guru yang lebih baik, hingga salah satu testimony salah satu koodinator tahfidz kepada mudabbir  mengucapkan “materi ustadz abdul aziz jadi pecutan bagi saya dan merasa sayalah mantan Al-Qur’an itu , saya bersyukur bisa kesini dan ingin lebih baik lagi” sempat menangis dan beliau berhasil menjadi Juara dengan hafalan terbanyak sesi hari rabu di akhiri dengan qiyam di pimpin langsung oleh KH.Abdul Aziz Abdura’uf, Lc.,Al-Hafizh
Hari kamis hingga Sabtu Sore dimulai nya setoran hafalan para peserta, seluruh peserta diwajibkan menyetorkan hafalan baru dan untuk yang sudah punya bekal 30 juz  untuk menguatkan juz yang belum kuat.
Terdapat 4x sesi halaqoh setoran Al-Qur’an Perhari dan para peserta di bekali materi materi menghafal Al-Quran, berbagai keluhan menghafal dari mulai berat menghafal, mudah lupa, ingat keluarga dan masalah-masalah menghafal lainya dan mudabbir/ah memberi solusi solusinya. disela sela halaqoh beberapa peserta meminta untuk di tahsin bacaanya, hari Sabtu sore halaqoh akbar  peserta diminta pesan kesan dan sharing seputar tahfidz di sekolah juara masing masing.
Daurah ditutup oleh Pa Ivan Supangat, S.Pd.I selaku Division Head Program and Project di Indonesia Juara Foundation, dengan pemberian hadiah bagi peserta kategori tahsin terbaik dan hapalan tertinggi baik dari peserta laki-laki maupun perempuan. Muhammad Raushan Husnil Khuluq (SD Juara Yogyakarta) dan Ahmad Hikmatulloh(SD Juara Cilegon) menjadi peraih tahsin terbaik dan hapalan tertinggi dari kelompok laki-laki serta Siti Chotimah (SD Juara Jakarta Utara) dan Sukin Sundari (SD Juara Jakarta Timur) menjadi peraih dari kelompok perempuan dengan kategori yang sama.

Acara yang diselenggarakan oleh SMK Peternakan Juara MTT Subang dengan disupport oleh Rumah Zakat ini berlangsung dengan lancar. Kegiatan yang bertujuan untuk berbagi "Metode Inti" yang digagas oleh Ust. Asep Ali Nurdin, S.Pd.I (WK. Kurikulum SMK Peternakan Juara MTT Subang) ini merupakan ide dari Pak Sahidan Gayo, S.Pd.  selaku SMD Head IJF.
Acara ini menjadi awal terbentuknya Ukhuwah koordinator tahfidz sekolah Juara dan terbentuknya komitmen akan menerapkan metode inti ini mencetak lebih banyak hufazh.Dimana metode ini telah mencetak banyak hafidz di SMK Peternakan Juara MTT Subang. Diharapkan dengan adanya Daurah ini, para guru Juara mampu menerapkan Metode Inti tersebut sehingga mampu mencetak para hafidz Quran di sekolah masing-masing sehingga mampu membangun masyarakat yang Qurani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *